Thursday , August 24 2017
Home / BERITA UTAMA / Balmon Tutup Empat Stasiun Radio di Pidie dan Pidie Jaya

Balmon Tutup Empat Stasiun Radio di Pidie dan Pidie Jaya

Banda Aceh – Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Aceh, Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menutup operasional  tiga stasiun radio ilegal  dan satu radio yang mengudara tidak sesuai izin di kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Keempat radio siaran yang ditutup itu yaitu Radio Busu FM Bereunun Kabupaten Pidie, Radio Badratun FM Kabupaten Pidie, Seranada FM Pidie Jaya dan Simbat FM  kecamatan bandar dua Pidie Jaya. hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pemantauan dan penertiban (Pantib) Balmon Kelas II Aceh, Junaidi, ST. MM kepada Baiturrahman FM, Jumat (28/04/2017).

Junaidi mengatakan penertiban dilaksanakan selama dua hari yaitu dari tanggal 26 – 27 April 2017  melibatkan tim gabungan Penyidik PPNS Balmon Aceh, unsur Polda Aceh, Polres Pidie, SUBDENPOM Pidie dan Kejari Pidie Jaya .

Dalam kegiatan penertiban itu, tim menyegel perangkat  radio siaran yang tidak memiliki izin stasiun radio dan mengudara tidak sesuai izin yang diberikan. “kita telah melakukan penertiban terhadap radio yang menyalahi aturan”  katanya.

Junaidi menjelaskan sebelum ditertibkan, Balmon Aceh telah menyampaikan surat peringatan kepada pemilik radio untuk tidak mengudara sebelum memiliki izin karna dapat mengganggu pengguna frekuensi lain yang memiliki izin. Sedangkan radio Seranada FM menggunakan frekuensi tidak sesuai izin dan peruntukan. ” Sesuai surat izin,  Seranada harusnya berlokasi di Mereudu, Ibu Kota Pidie Jaya, bukan mengudara di Kecamatan bandar dua kabupaten Pidie Jaya” kata junaidi.

Pihaknya memberi kesempatan kepada managemen Radio seranada untuk pindah kembali ke lokasi sesuai izin yang diberikan agar dapat mengudara kembali, sedangkan Radio yang belum mengantongi izin agar dapat mengurus izin ujarnya.

Balmon Aceh merupakan Unit Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kemkominfo RI, akan terus melakukan penertiban terhadap penggunaan spektrum frekuensi radio ilegal di Propinsi Aceh. Penggunaan Spektrum Frekuensi secara ilegal selain dapat mengganggu Pengguna frekuensi berizin juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan navigasi Pesawat terbang dan dapat membahayakan keselamat manusia.” Sesuai Undang undang Nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi, setiap penggunaan spektrum frekuensi radio wajib memiliki izin dari pemerintah dan harus sesuai dengan peruntukannya, setiap penggunaan spektrum frekuensi radio ilegal akan ditertipkan dan diberi sanksi” pungkas Junadi.(RM)

 

Check Also

Pasca Idul Fitri, Mesjid Raya Baiturrahman dipenuhi Sampah

BAITURRAHAMANFM.COM, BANDA ACEH – Memasuki hari libur lebaran Idul Fitri 1438H, Mesjid Raya Baiturrahman Banda ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *