Thursday , August 24 2017
Home / DAERAH / Dewan Da’wah Aceh Tidak mau kalah dengan Mahkamah Syari’ah…

Dewan Da’wah Aceh Tidak mau kalah dengan Mahkamah Syari’ah…

Banda Aceh – Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Tgk Hasanuddin Yusuf Adan, akan mengawal pelaksanaan Syariat Islam di Aceh yang kini sudah berusia 15 tahun menjadi salah satu program kerjanya.
Karena itu Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA mengharapkan program kerja yang telah disusun tersebut dapat dilaksanakan semuanya di tahun ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Sebagaimana diketahui, Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh tengah menyusun program kerja tahunan untuk tahun 2017. Kegiatan yang melibatkan seluruh pengurus tersebut berlangsung di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Ahad (02/04/2017).
Sementara itu, Sekjend Dewan Dakwah Aceh Said Azhar, kepada wartawan, hari Senin (03/04) mengatakan, untuk tahun 2017 ini sejumlah program kerja sudah disusun dan dilakukan menurut bidang masing-masing.
Said Azhar.mengatakan bahwa prioritas pada tahun ini adalah program kemandirian dakwah melalui pemberdayaan ekonomi usaha produktif, pendidikan dan pelatihan (diklat) dakwah, pembentukan dan pengaktifan pengurus daerah, penerimaan mahasiswa baru Akademi Dakwah Indonesia (ADI) dan program bulan suci ramadhan 1438 H.
Pengurus Dewan Dakwah Aceh mengharapkan program kerja yang telah disusun tersebut dapat dilaksanakan semuanya di tahun ini sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan, mengingat program-program tersebut sangat bermanfaat untuk kemaslahatan ummat dalam rangka mengawal pelaksanaan Syariat Islam di Aceh yang kini sudah berusia 15 tahun.
Hasanuddin Yusuf Adan menambahkan selama ini Dewan Dakwah Aceh telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.
Ini merupakan bentuk partisipasi dan keseriusan serta komitmen Dewan Dakwah Aceh dalam membantu pemerintah agar Syariat Islam di Aceh akan semakin maju dan berjaya. Selain itu dukungan penuh dari pemerintah juga sangat diperlukan, ujarnya.
“Karenanya kami sangat berharap agar pemerintah dapat membuat terobosan-terobosan yang inovatif. Tentunya Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan mesti di bantu oleh pihak lainnya. Dari itu pemerintah haruslah bersinergi dengan lembaga dakwah dan ormas islam serta mensupport dan memberi dukungan penuh pada setiap kegiatan yang mereka laksanakan,” tutupya.*

Rep: Ahmad
Editor: Saiful Abakar

Check Also

UIN Ar-Raniry Jemput 899 Peserta KPM Gel. I dari 3 Kabupaten di Aceh

BANDA ACEH – Sebanyak 899 mahasiwa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Reguler Gelombang Pertama Tahun 2017 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *