Senin , Januari 21 2019
Home / Banda Aceh / Polda Aceh Gelar Apel Operasi Lilin 2018

Polda Aceh Gelar Apel Operasi Lilin 2018

BAITURRAHMANFM.COM, Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S. Djambak, Juma’at (21/12) pagi melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi Lilin tahun 2018 yang  digelar di lapangan Mapolda Aceh, Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala.

Di jajaran Polda Aceh, Operasi Lilin akan digelar selama 10 hari (terhitung 23 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019), yang melibatkan sebanyak 655 personil Polda Aceh dan Polres jajaran serta ratusan personil dari instansi terkait lainnya.

Kapolda Aceh dalam kesempatan itu membacakan amanat tertulis dari Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph. D. diantaranya mengatakan, apel gelar pasukan yang diselenggarakan secara serentak, merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan personel, melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan, serta guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Situasi menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun merupan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, karena diiringi pula dengan penetapan libur nasional.

Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu melakukan konsolidasi bersama sembari mengecek kesiapan pengamanan, serta menyamakan persepsi, agar pengamanan dapat berjalan dengan lancar. Sehingga  soliditas dan sinergisitas yang baik di antara para pemangku kepentingan, menjadi salah satu kunci utama yang harus senantiasa dipelihara dan ditingkatkan.

Kapolda juga menyampaikan, Polri saat ini telah menginventarisir beberapa potensi kerawanan di antaranya kejahatan konvensional yang metesahkan masyarakat, potensi aksi terorisme sweeping ormas dan aksi intoleransi, kecelakaan moda transportasi baik darat, laut, maupun udara, ketersediaan dan stabilitas harga pangan, serta kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, yang akan memunculkan potensi meningkatnya kejahatan konvensional seperti begal, premanisme, maupun aksi street crimes seperti pencurian, pencopetan, dan sebagainya. Upaya cipta kondisi seperti Operasi Zebra dan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran kejahatan jalanan, premanisme,penertiban penyakit masyarakat, miras, dan petasan telah dilaksanakan.

 

  

Terkait dengan aksi terorisme, Kapolri juga menuliskan, peran satgas Anti Teror Polda jajaran perlu untuk ditingkatkan, upaya preemtive strike terhadap seluruh jaringan pelaku teror juga perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi terorisme. Selain itu, guna meningkatkan keamanan personel di lapangan, perlu diterapkan buddy system dan peningkatan kewaspadaan personel.

Dalam menjaga dan mencegah terjadinya kecelakaan moda transportasi baik di darat, laut dan udara. Kapolri berharap, jajaran Kepolisian dan stakeholders terkait dapat melaksanakan upaya proaktif, guna menjamin terwujudnya moda transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Sedangkan dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan yang banyak dipengaruhi oleh kelancaran suplai dan distribusi, saya menekankan agar seluruh jajaran terus melakukan kegiatan pendampingan dan operasi pasar secara bersamaan dengan seluruh instansi terkait. (REZA)

Check Also

LEMKAPI Beri Penghargaan dan Santunan Kepada Ahli Waris Bripka Faisal

BAITURRAHMANFM.COM, Banda Aceh – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI), Selasa (15/1) menyerahkan penghargaan dan santunan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *