
Banda Aceh — Dalam rangka menghidupkan suasana Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan inspiratif, Komunitas Menulis Kreatif (KMK) UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan Lexa Community menggelar kegiatan Ngabu-Book-Read dalam tajuk program “Cahaya Peduli Ramadhan” di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini mengusung konsep ngabuburit yang berbeda dari biasanya. Para peserta tidak hanya menunggu waktu berbuka puasa, tetapi mengisinya dengan aktivitas literasi berupa membaca, membahas, dan membedah buku bersama dalam suasana santai, hangat, dan penuh makna.
Ngabu-Book-Read menjadi ruang pertemuan bagi mahasiswa, pemuda, dan masyarakat yang ingin menjadikan Ramadhan sebagai momen meningkatkan kualitas diri melalui ilmu pengetahuan. Diskusi buku dilakukan secara terbuka, sehingga peserta dapat saling bertukar pandangan, menambah wawasan, serta melatih kemampuan berpikir kritis.
Koordinator KMK UIN Ar-Raniry, Agung Fatwa Umara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat kebiasaan berdiskusi yang sehat dan produktif.
“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. Dengan konsep ngabuburit sambil bedah buku, kita ingin menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bernilai dan mencerdaskan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Lexa Community, Irfan Maulana menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk gerakan literasi yang membumi, karena dilakukan di ruang publik yang ikonik dan dekat dengan masyarakat, yakni Masjid Raya Baiturrahman.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban. Melalui Ngabu-Book-Read, kita ingin menghidupkan kembali tradisi ilmu, diskusi, dan membaca, terutama di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan,” kata perwakilan Lexa Community.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh interaksi. Peserta bersama-sama mengulas isi buku, membahas pesan utama, serta mengaitkan gagasan dalam buku dengan realitas sosial dan tantangan generasi muda saat ini. Diskusi tersebut juga menjadi ruang refleksi, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam suasana Ramadhan.
Program Cahaya Peduli Ramadhan melalui kegiatan Ngabu-Book-Read diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi komunitas pemuda lainnya untuk menghadirkan kegiatan literasi yang kreatif, sederhana, namun berdampak.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KMK UIN Ar-Raniry dan Lexa Community berharap budaya membaca dan diskusi buku dapat semakin tumbuh di kalangan mahasiswa dan masyarakat Aceh, serta menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang bukan hanya penuh ibadah, tetapi juga penuh ilmu.


