
Jakarta Pusat, Komdigi – Beredar konten unggahan di media sosial Facebook berisi informasi bahwa penggunaan asetaminofen atau paracetamol saat kehamilan dapat menyebabkan autisme pada anak.
Kabarnya, unggahan tersebut dikatakan bahwa informasi itu disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Hasil penelusuran yang dilakukan Tim Pengendalian Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital menemukan fakta bahwa informasi tersebut tidak benar.
Dilansir dari tirto.id, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa studi-studi sebelumnya yang mengaitkan asetaminofen dengan autisme memiliki kelemahan metodologis dan kini telah didiskreditkan.
WHO juga membantah pernyataan Donald Trump yang mengatakan jadwal vaksin yang terlalu berdekatan menyebabkan autisme pada anak.
Berikut laporan harian isu hoaks yang telah diidentifikasi oleh Tim PRD Kementerian Komdigi, Senin (27/10/2025):
- [HOAKS] Mahfud MD Umumkan Bansos Hasil Perampasan Aset Koruptor
- [HOAKS] Trans7 Ditutup Sementara
- [HOAKS] Ekstrak Akar Dandelion Berkhasiat Bunuh Sel Kanker
- [HOAKS] Sebuah Artikel Menyebut Kaesang Didorong Buruh Ojek Online (Ojol) Untuk Jadi Presiden
- [HOAKS] Penggunaan Asetaminofen/Paracetamol saat Kehamilan Penyebab Anak Autisme
- [HOAKS] Akun Media Sosial yang Mengatasnamakan Bank Nagari
- [HOAKS] Nadiem Makarim Ditahan Polisi Militer(*)
*Sumber : www.komdigi.go.id


