
Kab. Bandung Barat (16 Maret 2026) – Kementerian Sosial melalui Sentra Wyata Guna Bandung menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kantor Bupati Kab. Bandung Barat dengan total nilai Rp. 484.456.393 bagi penerima manfaat penyandang disabilitas, anak, lanjut usia, dan kelompok rentan.
Bantuan di Kab. Bandung Barat meliputi pemenuhan hidup layak sebesar Rp.189.550.000, bantuan kewirausahaan sebesar Rp.37.830.000, serta bantuan alat bantu aksesibilitas sebesar Rp.257.076.393. Kegiatan penyaluran ini dihadiri oleh Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Feri Aprianto, beserta jajarannya, dan Kepala Dinas Sosial Kab. Bandung Barat, Idad Saadudin, beserta jajarannya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan penyaluran program ATENSI yang secara serentak di lakukan di sembilan wilayah kerja Sentra Wyata Guna Bandung, meliputi Provinsi Jawa Barat dan Lampung, pada 9 hingga 13 Maret 2026. Total bantuan dana tunai yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia sebesar Rp. 2.111.828.000 untuk 1.356 paket bantuan yang terdiri dari pemenuhan hidup layak dan berbagai jenis bantuan kewirausahaan. Selain itu disalurkan juga 585 unit alat bantu aksesibilitas . Total jumlah penerima 1.369 orang.
Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Feri Afrianto, menyampaikan bahwa program ATENSI merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.
“Melalui program ATENSI, kami memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian penerima manfaat agar mampu meningkatkan kesejahteraannya secara berkelanjutan, ” ujarnya.
Program ini sejalan dengan visi Kementerian Sosial dalam mewujudkan “Rakyat Sejahtera, Bangsa Berdaya”. Melalui perlindungan sosial yang tepat sasaran, negara hadir untuk melindungi, menguatkan, dan mendorong masyarakat menuju kemandirian.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sinergis dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Kementerian Sosial melalui Sentra Wyata Guna Bandung akan terus memperkuat kualitas layanan dan intervensi sosial agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Negara hadir tidak hanya saat memberikan bantuan, tetapi juga dalam memastikan setiap penerima manfaat mampu bangkit, berdaya, dan mencapai kehidupan yang lebih sejahtera secara mandiri.

