
Jakarta Pusat, Komdigi – Beredar unggahan di media sosial berisi informasi pendaftaran bantuan sosial (bansos) PKH 2025 via Telegram. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 16 Oktober 2025.
Faktanya, informasi tersebut tidak benar. Tautan tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital. Formulir tersebut meminta data pribadi, seperti nama serta nomor Telegram dan terindikasi phishing atau penipuan.
Hasil penelusuran Tim Pengendalian Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital menemukan informasi dari liputan6.com yang mengarah pada artikel dari liputan6.com berjudul “Cek Bansos PKH BPNT, Simak Cara Periksa Status Penerima untuk Hindari Penipuan”.
Dalam artikel tersebut, dijelaskan salah satu cara paling umum untuk cek bansos PKH BPNT adalah melalui situs web resmi Kementerian Sosial (Kemensos) dengan mengunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id. Selain situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi “Cek Bansos” yang dapat diunduh melalui Play Store atau App Store.
Berikut laporan harian isu hoaks yang telah diidentifikasi oleh Tim PRD Kementerian Komdigi, Rabu (22/10/2025):
- [HOAKS] Istri Menkeu Purbaya Diteror Paket Berisi Darah Segar
- [HOAKS] Erick Thohir Berhasil Bujuk Shin Tae-yong Kembali Latih Indonesia
- [HOAKS] Presiden Prabowo Pecat 103 Anggota DPR RI Fraksi PDIP
- [HOAKS] Zinedine Zidane Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
- [HOAKS] Presiden Prabowo Bentuk Tim Audit Subsidi BBM
- [HOAKS] Menko Yusril: Tangkap dan Bubarkan Relawan Jokowi Pembuat Gaduh(*)
*Sumber : www.komdigi.go.id


