
Beograd, Serbia – KBRI Beograd, berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan KBRI Beograd (DWP KBRI Beograd), telah menyelenggarakan kegiatanlokakarya batik tulis Indonesia: Indonesian Handwritten Batik Workshop 2025 (Batik Workshop 2025) di Beograd, 24-25 September 2025. Batik Workshop 2025 yang diselenggarakan di hadapan para pengajar dan pelajar di Belgrade School of Design-tingkat SMK (24/09) dan di Fakultas Seni Terapan, University of Arts in Belgrade (25/09), menghadirkan narasumber Venny Alamsyah asal Batik House Indonesia serta Katarina Ivanovic, alumni penerima beasiswa Darmasiswa di Institut Seni Indonesia Yogyakarta bidang Studi Kriya tahun 2019/2020.
“Batik Tulis Indonesia tidak hanya merupakan warisan budaya yang diakui oleh UNESCO, tapi diakui dunia sebagai sebuah perwujudan sejarah, filosofi, dan tradisi Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun“, demikian disampaikan dalam pernyataan oleh Dubes Andreano Erwin. Kehadiran Venny dan Katarina telah memperkaya pemahaman kiat dan filosofi batik, dari sisi pembatik konvensional asal Indonesia dipadukan dengan sudut pandang pembatik asal Serbia yang pernah belajar di Indonesia.

“Promosi Batik Workshop 2025 dilaksanakan di sekolah dan kampus pendidikan desain agar menginspirasi kalangan akademisi untuk mempraktikan metode batik tulis pada instansi pendidikan desain di Serbia“, lanjut Dubes Andreano. Pelaksanaan Batik Workshop 2025 membuahkan hasil konkret melalui komitmen University of Arts in Belgrade untuk memasukan membatik dalam kurikulum wajib bagi mahasiswanya. “Pada semester 5, para mahasiswa wajib mengikuti kelas membatik dalam proses penyelesaian studi mereka di Fakultas Seni Terapan, University of Arts in Belgrade“ ujar Rade Pejovic, seorang profesor pada kampus tersebut. Belgrade School Design juga akan mulai menjajaki pencantuman seni membatik dalam kurikulum siswanya dalam waktu dekat.
Pada kesempatan Batik Workshop 2025, juga telah tampil Sanggar Tari Bidadari binaan KBRI Beograd, menampilkan Tari Sarpo dan Retno Pamudya, yang kostum tarinya identik dengan batik tulis. Batik Workshop 2025 diikuti secara intensif oleh total 80 pelajar dan mahasiswa mencakup pemaparan dilanjutkan dengan praktik membatik tulis secara langsung.(*)
*Sumber : kemlu.go.id


