
Banda Aceh (BaiturrahmanFM) – Pada pelaksanaan Shalat Jum’at edisi 3 Juli 2026 atau bertepatan pada tanggal 18 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Raya Baiturrahman mengangkat tema “Keutamaan Shadaqah”. Adapun yang bertindak sebagai khatib adalah Tgk. Adi Darma, SPd, MPd (Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar).
Berikut adalah naskah lengkap khutbah Jum’at yang disampaikan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Dzat yang maha kaya, maha memberi rezeki tanpa batas dan maha mengetahui setiap niat hambaNya. Shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW, teladan agung yang mengajarkan kita bahwa harta hanyalah titipan, sementara hakikat kekayaan sejati adalah hati yang Ikhlas dan Ridha serta jiwa yang dermawan.
Hadirin Sidang Jamaah Jum’at Rahimakumullah
Marilah kita bersama memantapkan komitmen dan kesungguhan hati dalam menjalankan setiap perintah Allah SWT. Kita tunaikan segala kewajiban yang telah di tetapkan oleh Allah baik yang bersifat wajib yaitu hal-hal yang harus kita lakukan, maupun yang bersifat sunnah yakni amalan yang dianjurkan. Tidak hanya itu, mari kita jauhi pula segala larangan Allah baik berupa hal-hal yang wajib di tinggalkan maupun perkara-perkara yang sebaiknya di hindari atau yang di makruhkan. Inilah langka nyata untuk meraih kehidupan yang sejati, kehidupan yang penuh keberkahan di dunia dan kebahagian abadi di akhirat. Insya Allah, jika kita istiqomah dalam keta’atan ini, maka janji kebahagian dunia dan akhirat yang Allah tetapkan akan menjadi milik kita. Semoga Allah memberikan Taufiq dan Hidayah-Nya kepada kita semua. Aamiiin.
Hadirin Sidang Jamaah Jum’at yang di Rahmati Allah
Pada kesempatan yang penuh berkah ini, Khatib ingin mengajak kita semua untuk merenungkan bersama tentang betapa penting dan utamanya Shadaqah dalam kehidupan seorang muslim. Shadaqah merupakan salah satu amalan yang sangat di tekankan dalam Islam yang memiliki fadhillah dan keutamaan yang sangat luar biasa.
Di dalam surah Al Baqarah Ayat: 261 Allah SWT berfirman:

Begitulah perumpamaan yang Allah gambarkan di dalam Al-Qur’an terhadap orang-orang yang mau menginfaqkan hartanya di jalan Allah bahwa ketika kita menyedeqahkan satu harta kita dengan Ikhlas maka Allah akan mengganti dengan 700 lainnya.
Dibalik kewajiban zakat tersimpan hikmah pembersihan harta dan jiwa. Dibalik infaq dan Shadaqah terdapat kekuatan untuk menolak bala, menghapus dosa sekaligus mengundang rezeki yang penuh keberkahan.
Betapa indahnya ajaran islam dalam mendidik kita agar harta tidak membuat kita lalai tetapi justru menjadi jalan menuju ketaqwaan, karna hakikatnya harta hanyalah titipan, jika di tahan akan lenyap tetapi jika disalurkan di jalan Allah, insya Allah ia akan menjadi sesuatu yang kekal abadi.


Artinya : Shadaqah itu bilamana keluar dari tangan pemiliknya, berkata dengan lima kalimat:
1. Semula aku Adalah kecil, maka engkau telah membesarkan aku
2. Semula engkau Adalah penjagaku, maka sekarang aku menjadi penjagamu
3. Semula aku Adalah musuhmu, maka sekarang engkau mencintai aku
4. Aku Adalah sesuatu yang punah, maka engkau jadikan aku sesuatu yang kekal
5. Aku Adalah bilangan sedikit, maka engkau jadikan aku jumlah bilangan yang banyak.
Hadirin Sidang Jamaah Jum’at Rahimakumullah
Dari Anas Radhiyallahuanhu, Rasulullah SAW mengisahkan bahwa,


“Ketika Allah telah menciptakan bumi dan bumi selalu bergerak, maka Allah menciptakan gunung-gunung dan menancapkannya di atas bumi, sehingga menjadi berhentilah bumi itu tidak bergerak lagi. Maka kagumlah para Malaikat seraya berkata : “Ya Tuhanku, apakah ada dari makhluk Engkau yang lebih hebat dari pada gunung-gunung itu?”.
Allah menjawab : “Ya ada, yaitu besi”.
Para Malaikat bertanya : “Apakah ada dari makhluk Engkau yang lebih hebat dari pada besi?”.
Allah menjawab : “Ya ada, yaitu api”.
Para Malaikat bertanya lagi : “Apakah ada dari makhluk Engkau yang lebih hebat dari pada api?”
Allah menjawab : “Ya ada, yaitu air”.
Para Malaikat bertanya pula : “Apakah ada dari mahkluk Engkau yang lebih hebat dari pada air?”.
Allah menjawab : “Ya ada, yaitu angin”.
Para Malaikat bertanya lagi : “Apakah ada yang lebih hebat dari makhluk Engkau yang lebih hebat dari pada Angin?”.
Allah Menjawab : “Ya ada, yaitu anak turun Adam, yang memberikan suatu derma dengan tangan kanannya dan merahasiakan dermanya itu (sampai-sampai) dari tangan kirinya pun, maka dia lebih hebat dari pada angin”.


